di Posting Tanggal 26-September-2016 | dibaca : (261) kali | suka : (90)
 

SERAHKAN LHP Kepala Perwakilan BPK Sumatera Utara, Erwin, menyerahkan LHP Keuangan Tapsel kepada Bupati Tapsel Syahrul Pasaribu, di kantor BPK Jalan Imam Bonjol Medan, Jumat (22/5). (medanbisnis/ist)


            MedanBisnis - Medan. Untuk pertama kali, Laporan Hasil Pemeriksaan Keuangan (LHPK) Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan (Pemkab Tapsel) Tahun 2014 berhasil meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP). Raihan WTP tersebut sesuai penilaian Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Sumatera Utara. LHP Keuangan Tapsel tahun 2014 tersebut diserahkan Kepala Perwakilan BPK Sumatera Utara Erwin, kepada Bupati Tapsel H Syahrul Pasaribu, di kantor BPK Jalan Imam Bonjol Medan, Jumat (22/5). Pada penyerahan tersebut, Erwin didampingi stafnya Ayub Amali dan Ketua Tim Pemeriksa Anung. Pada kesempatan itu Bupati Tapsel H Syahrul Pasaribu didampingi Ketua DPRD Tapsel H Rahmat Nasution, Kadis Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Sulaiman Lubis, Kepala Inspektorat Ali Imran, Kepala Bapeda H Moh Aswan, Kabid Akuntansi DPPKA Zulkarnain Harahap. Kemudian, Kabid Pendapatan DPPKA H Aswin Rangkuti, Sekretaris DPPKA H Moh Said, Sekretaris DPRD H Roddani Hasibuan, Kabid Aset DPPKA H Azhari Nasution, Kuasa Bud DPPKA Irwan Utama Lubis dan Bendahara Pengeluaran Umar Rasyid.

            Usai menerima LHP Tahun 2014, Syahrul, menyebutkan, dari 34 entitas yakni 33 kabupaten/kota dan 1 pemerintah provinsi (pemprov), Tapsel merupakan kabupaten pertama di Sumut yang menerima LHP dari BPK Perwakilan Sumatera Utara dengan hasil opini WTP. Dia mengatakan, opini WTP ini merupakan yang pertama kali diraih Tapsel. Syahrul merinci, tahun 2007, LHP Keuangan Tapsel Wajar Dengan Pengecualian (WDP), tahun 2008 hingga tahun 2010 disclaimer. Ketika dia menjabat Bupati Tapsel tahun 2010, LHP Keuangan Tapsel masih disclaimer atau tak ada penilaian. Lalu tahun 2011 naik menjadi opini WDP hingga tahun 2013 dan tahun 2014 baru meraih WTP untuk pertama kalinya. "Mudah-mudahan, hasil WTP ini bisa dipertahankan," kata Syahrul didampingi Kadis Pendapatan dan Pengelolaan Keuangan dan Aset Sulaiman Lubis. Dia menambahkan, pencapaian ini berkat kerjasama semua jajarannya. Dia juga memberikan apresiasi untuk semua stakeholder yang sudah bekerja keras selama ini. Sebab, menurut Syahrul, para stakeholder sangat tertib dalam menggunakan uang dari Pemkab Tapsel.

            Untuk mempertahankan opini WTP, Syahrul mengimbau semua birokrasi di Tapsel, supaya tertib administrasi dan akuntable dalam penggunaan anggaran. Dia mengakaui hal tersebut sebenarnya sudah dilakukan sejak lima tahun lalu dan meminta agar tetap diberlakukan. Selain itu, pendokumentasian aset juga dipertahankan dan ditingkatkan supaya persyaratan WTP ini lebih tepat. Meraih WTP ini, menurut Syahrul, pekerjaan yang berkesinambungan dan tidak boleh menyerah karena rumitnya pekerjaan yang dikerjakan. Karena itu, dia minta jajarannya tertib administrasi, taat azas dan taat aturan yang muaranya good governance (pemerintahan yang baik) dan clean governance (pemerintahan yang bersih). Syahrul mengungkapkan, untuk daerah Tapanuli bagian Selatan dengan 5 kabupaten, baru Tapsel yang meraih WTP. Menurutnya, memang sulit untuk meraih opini WTP dari BPK. Karena itu, dia menegaskan kembali supaya jajarannya tertib administrasi dan akuntable dalam penggunaan anggaran. (elvidaris simamora)

        
 suka : (90)  |    dibaca : (261) kali
 
06-December-2016
KESEHATAN
06-December-2016
PERTANIAN
06-December-2016
PARIWISATA
05-December-2016
PENDUDUK
05-December-2016
KETENAGAKERJAAN
dispora.sumutprov.go.id
bahanpang.sumutprov.go.id
bkpmdsumut.go.id
kemenkeu.go.id
LPSE Tapsel
Provinsi Sumatera Utara
siMAYA
  • OS Anda : Unknown
  • Browser Anda : Unknown v.?
  • Pengunjung Hari kemaren : 90 pengunjung
  • Pengunjung Hari ini : 52 pengunjung
  • Pengunjung Sampai Hari ini : 58,399 pengunjung
  •