Bupati Tapsel Resmikan Grand Opening Program Makan Bergizi Gratis SPPG Sitinjak, Dorong Ekonomi Desa dan Percepatan Penurunan Stunting
Berita Umum

Bupati Tapsel Resmikan Grand Opening Program Makan Bergizi Gratis SPPG Sitinjak, Dorong Ekonomi Desa dan Percepatan Penurunan Stunting

Editor Berita 29 April 2026 148 views
Ringkasan

Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas gizi masyarakat sekaligus menggerakkan ekonomi desa melalui peluncuran Grand Opening Program Makan Bergizi Gratis (MBG) SPPG Sitinjak di Kecamatan Angkola Barat, Rabu (29/04/2026).

Bupati Tapsel Resmikan Grand Opening Program Makan Bergizi Gratis SPPG Sitinjak, Dorong Ekonomi Desa dan Percepatan Penurunan Stunting

ANGKOLA BARAT – Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas gizi masyarakat sekaligus menggerakkan ekonomi desa melalui peluncuran Grand Opening Program Makan Bergizi Gratis (MBG) SPPG Sitinjak di Kecamatan Angkola Barat, Rabu (29/04/2026).

Peresmian program strategis nasional tersebut dihadiri langsung Bupati Tapanuli Selatan H. Gus Irawan Pasaribu bersama jajaran pemerintah daerah, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas), pihak yayasan pelaksana, kelompok tani, kepala sekolah, serta relawan dapur MBG.

Dalam bimbingan dan arahannya, Bupati menegaskan bahwa Program Makan Bergizi Gratis bukan sekadar penyediaan makanan bagi siswa, tetapi merupakan upaya besar membangun ekosistem ekonomi lokal berbasis desa.

“Yang saya minta, bahan baku dapur harus berasal dari hasil petani kita sendiri. Jangan sampai belanja dari luar daerah, karena uangnya tidak berputar di Tapanuli Selatan,” tegas Gus Irawan.

Ia menjelaskan, melalui sinergi antara pemerintah, Baznas, yayasan, dan kelompok tani mustahik, seluruh kebutuhan sayur, buah, hingga bahan pangan dapur MBG diharapkan dipasok langsung oleh masyarakat sekitar dapur.

Menurutnya, jika program berjalan optimal dengan target sekitar 90 ribu penerima manfaat di Tapanuli Selatan, perputaran ekonomi daerah diperkirakan mencapai lebih dari Rp400 miliar setiap tahun.

“Ini program mulia untuk generasi masa depan. Kita menyiapkan anak-anak sehat menuju Indonesia Emas 2045 sekaligus membangun ekonomi dari desa,” ujarnya.

Bupati juga mengingatkan bahwa program ini menjadi bagian penting dalam percepatan penurunan stunting di Tapanuli Selatan. Ia menyebut angka stunting daerah berhasil turun signifikan dari sekitar 15 persen menjadi 6,6 persen, namun masih perlu terus ditekan.

Selain peningkatan gizi, Pemkab Tapsel juga mendorong penguatan sektor pertanian dan peternakan sebagai penopang dapur MBG, termasuk gerakan seribu kolam ikan, pengembangan peternakan ayam petelur, hingga rencana pembangunan depo pakan untuk menekan biaya produksi petani.

Sementara itu, Ketua Baznas Kabupaten Tapanuli Selatan Jon Sujani Pasaribu menyampaikan pihaknya mengambil peran strategis melalui penyaluran zakat produktif guna memberdayakan masyarakat mustahik di sekitar dapur MBG.

Baznas bersama kelompok tani dan yayasan pelaksana telah menandatangani perjanjian kerja sama tripartit, di mana Baznas menyediakan modal usaha, kelompok tani menjadi produsen sayur dan buah, sedangkan yayasan bertindak sebagai offtaker yang menyerap seluruh hasil panen untuk kebutuhan dapur.

“Kehadiran dapur MBG bukan hanya memberi manfaat bagi siswa, tetapi juga menggerakkan roda ekonomi masyarakat sekitar,” jelasnya.

Perwakilan Yayasan, Nauli Harahap, menegaskan program MBG merupakan investasi masa depan bangsa karena kualitas gizi anak hari ini menentukan kecerdasan generasi 10 hingga 20 tahun mendatang.

Ia mengajak seluruh sekolah, guru, dan masyarakat untuk ikut mengawasi sekaligus mendukung pelaksanaan program agar berjalan transparan dan tepat sasaran.

Kepala SPPG Sitinjak Akbar Darmansyah menambahkan bahwa dapur MBG menerapkan standar operasional ketat, mulai dari sterilisasi dapur, penggunaan bahan baku lokal segar, hingga distribusi makanan yang higienis dan tepat waktu ke sekolah-sekolah penerima manfaat.

Korwil Badan Gizi Nasional Kabupaten Tapanuli Selatan Wan Aprianti Lubis menyebut peresmian SPPG Sitinjak menjadi langkah nyata peningkatan layanan gizi masyarakat sekaligus penguatan kolaborasi lintas sektor di daerah.

Dengan beroperasinya SPPG Sitinjak, Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan berharap Program Makan Bergizi Gratis mampu menjadi motor penggerak pembangunan desa, mempercepat penurunan stunting, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.

🔍 Debug Info:
Featured Image Path: articles/xqvkIsUTABWUMce8tcQB0VdJstvrc9Ld9JGtFpPh.jpg
Full URL: https://tapselkab.go.id/storage/articles/xqvkIsUTABWUMce8tcQB0VdJstvrc9Ld9JGtFpPh.jpg
File Exists: ❌ No
Storage Path: /home/tapselka/public_html/storage/app/public/articles/xqvkIsUTABWUMce8tcQB0VdJstvrc9Ld9JGtFpPh.jpg

Artikel Terkait

Bupati Tapsel Serahkan Bantuan Bibit dan Pakan Ikan untuk Dukung Swasembada Ikan di Sipirok
Bupati Tapsel Serahkan Bantuan Bibit dan Pakan Ikan untuk Du...

16 Jul 2026

Baca Selengkapnya
Bupati Tapsel Sambut Kapolres Baru, Tegaskan Pentingnya Sinergi Dukung Pemulihan Pascabencana dan Keamanan Daerah
Bupati Tapsel Sambut Kapolres Baru, Tegaskan Pentingnya Sine...

16 Jul 2026

Baca Selengkapnya
Bupati Gus Irawan Buka Sosialisasi Penyelesaian Penguasaan Tanah di Kawasan Hutan, Dorong Kepastian Hukum bagi Masyarakat Tapsel
Bupati Gus Irawan Buka Sosialisasi Penyelesaian Penguasaan T...

15 Jul 2026

Baca Selengkapnya