Bupati Tapanuli Selatan Pimpin Rapat Koordinasi Percepatan Penurunan Stunting

Berita | Kamis, 02 Februari 2023

Share This :

Bupati Tapanuli Selatan H. Dolly Pasaribu SP.t,MM Membuka sekaligus memimpin Rapat Koordinasi Percepatan Penurunan Stunting di Kabupaten Tapanuli Selatan melalui Zoom Meeting di Gedung Serbaguna Komplek Perkantoran Bupati Tapanuli Selatan, Kamis (02/02/2023).

Rapat Zoom Meeting yang dihadiri sekitar 570 orang peserta terdiri dari Ketua  TP. PKK Kabupaten Tapanuli Selatan, Para Asisten, Staf Ahli Bupati dan Pimpinan OPD Kabupaten Tapanuli Selatan. Selain itu juga tampak hadir Darma Wanita Tapsel, Satgas Stunting, Kepala Puskesmas, Camat, Ketua PKK Kecamatan, Lurah, Kepala Desa dan Ketua PKK Kelurahan/Desa se-Kabupaten Tapanuli Selatan.

Dolly yang pada saat acara tersebut sedang berada di Jakarta dalam rangka mengikuti Rapat terbatas dengan Kementrian Maritim dan Investasi serta Menteri Dalam Negeri dan juga Kepala Bapenas, menekankan kepada seluruh peserta rapat mulai dari Pemerintah Kabupaten, Kecamatan Hingga Kepala Desa dan Kelurahan sebagai ujung tombak untuk ikut bertanggungjawab terhadap penururunan angka stunting di Kabupaten Tapanuli Selatan. Kita harus bekerja keroyokan, seperti Dinas Pertanian ataupun Dinas PUPR, jangan merasa tidak ada hubungannya dengan stunting “cari apa keterkaitan Dinas tersebut terhadap upaya penurunan angka Stunting”, tegas Dolly.

Selanjutnya Dolly mengatakan bahwa anak-anak di Kabupaten Tapanuli Selatan merupakan anak-anak kita sendiri, jangan sampai stunting ini menjadi bom waktu yang mempengaruhi tumbuh kembang masa depan anak-anak kita. Perlunya pendataan setiap keluarga yang baru menikah dan anak-anak yang baru lahir juga menjadi perhatian kita bersama. Pengukuran hingga penimbangan berat badan, begitu juga dengan PKK di Desa dan Kelurahan agar membuat berbagai program dalam upaya pencegahan angka penurunan Stunting di Kabupaten Tapanuli Selatan yang kita Cintai “pungkasnya.

Sementara Pj. Sekda Tapsel  M. Frananda menyebutkan pentingnya persamaan persepsi apa itu stunting berdasarkan perpres no. 72 tahun 2021. Posyandu juga harus benar- berjalan sesuai dengan fungsinya. Perlunya pemberian makanan tambahan bagi Balita yang memang bermasalah. Jangan sampai ada Balita yang tidak terdata untuk datang ke Posyandu melakukan pengukuran. Data berapa  balita by name by address “ucapnya. 

Ketua TP. PKK Kabupaten Tapnuli Selatan Ny. Rosalina Dolly Pasaribu dalam arahannya mengatakan Tim Penggerak PKK sebagai mitra kerja pemerintah mendapat amanat dan tanggung jawab untuk berpartisipasi aktif dalam percepatan penurunan  angka stunting, hal itu tertuang dalam peraturan presiden (perpres) nomor 72 tahun 2021 tentang percepatan penurunan stunting.

Saya berharap upaya pencegahan stunting agar dapat dilakukan sesegera mungkin dan dilakukan secara bersama-sama oleh seluruh komponen dengan kesadaran, kemauan dan kemampuan agar Kabupaten Tapanuli Selatan bisa terbebas dari permasalahan stunting “katanya.

Lebih jauh Ny. Rosalina Dolly Pasaribu mengatakan, disinilah kita bisa menjalankan peran kita sebagai Tim Penggerak PKK, karena sejalan dengan 10 program pokok PKK, di antaranya program pangan, bagaimana kita mengolah makanan yang bahannya sederhana menjadi makanan yang b2sa (beragam bergizi sehat dan aman).  Jadi tidak ada alasan lagi bagi orang yang ekonominya bermasalah tidak bisa memberikan asupan gizi yang cukup untuk keluarganya. Bahkan bagi keluarga yang terganggu ekonominya ada program kehidupan berkoperasi dan up2k. Selanjutnya perumahan dan tata laksana rumah tangga, pendidikan dan keterampilan, Kesehatan. Dengan demikian, cita-cita mewujudkan masyarakat Tapanuli Selatan yang lebih sehat, lebih cerdas dan lebih sejahtera dapat tercapai “pungkasnya.

 

Sumber : Diskominfo Tapsel

Infografis

© 2024 Kab. Tapanuli Selatan
| Situs Resmi Pemerintah Kab. Tapanuli Selatan