Tapsel - Bupati Tapanuli Selatan (Tapsel), Gus Irawan Pasaribu, memperkenalkan varietas baru padi Gama Gora kepada warga Desa Janji Manaon
Artikel | Selasa, 10 Maret 2026
Share This :
Tapsel - Bupati Tapanuli Selatan (Tapsel), Gus Irawan Pasaribu, memperkenalkan varietas baru padi Gama Gora kepada warga Desa Janji Manaon, Kecamatan Batang Angkola, Senin (9/3/2026).
Varietas Gama Gora ini disebut bisa meningkatkan produktifitas padi guna menutupi 3 ribu hektar sawah gagal panen karena terdampak bencana yang terjadi pada akhir November 2025.
"Gama singkatan dari Gajah Mada, karena yang menemukan bibit varietas baru ini dari Universitas Gajah Mada sehingga diberi nama Gama. Sedangkan Gora singkatan dari gogo yakni padi gogo darat, dan rancah adalah padi air. Persilangan padi darat dengan padi air," ungkap Bupati Gus Irawan di hadapan warga Desa Janji Manaon yang mengikuti Safari Ramadan 1447 H Pemkab Tapsel di Masjid Baiturrahman.
Menurut orang nomor satu di Pemkab Tapsel ini, varietas padi Gama Gora ini sangat cocok ditanam di sawah yang airnya tidak terlalu banyak atau tidak menggenangi.
"Varietas ini merupakan bantuan dari Bank Indonesia (BI). Dan saya sudah minta agar ada penangkaran Gama Gora ini di Tapsel, karena memang susah mencari bibitnya," kata Gus Irawan.
Varietas Gama Gora ini, sambung Bupati, sudah pernah di demplot di daerah Tatengger, dan hasilnya sangat memuaskan dengan produksi 9,6 ton per hektar.
"Hasil demplot kita di Tatengger adalah 9,6 ton per hektar. Kemudian 80 hari sudah bisa dipanen, dan nasinya enak," jelas Bupati.
Saat ini, lanjut Gus Irawan, varietas Gama Gora ini kembali di demplot di dua tempat berbeda di Tapsel, yakni di daerah Sayurmatinggi dan Tano Tombangan (Tantom).
"Ini kita demplot lagi di Sayurmatinggi dan Tantom, untuk memastikan bahwa Gama Gora ini memang cocok di Tapanuli Selatan," sebut Gus Irawan.
Ia pun menyarankan warga untuk menanam padi Gama Gora ini di saat musim panas atau ketika debit air sedang kecil.
"Kalau sekiranya dalam setahun sawah kita hanya 2 kali tanam, nah paling tidak pas air tidak ada maka tanam lah Gama Gora. Jadi bisa 3 kali tanam dalam setahun," tuturnya.
Bupati Gus Irawan pun mengajak masyarakatnya yang berprofesi sebagai petani untuk bisa bersama-sama meningkatkan produksi padi agar bisa meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah.
"Sangat luar biasa dampak bencana yang terjadi akhir November 2025 ini. Selain merenggut banyak korban nyawa dan merusak infrastruktur dan bangunan, juga menggerus pertumbuhan ekonomi kita. Pertumbuhan ekonomi kita di triwulan ke-3 (Juli-Agustus-September), masih sekitar 5,2 persen. Di triwulan terakhir yakni Oktober-November-Desember, pertumbuhan ekonomi kita tinggal 2,39 persen. Salah satu faktor yang menggerus pertumbuhan ekonomi kita adalah kita kehilangan 3 ribu hektar sawah, dikalikan produksi rata-rata 5,5 ton per hektar. Berarti 16.500 ton kita kehilangan produksi padi. Untuk itu besar harapan saya di saat air sedang tidak ada agar kita menanam Gama Gora, karena produksi padi kita punya andil besar dalam menentukan pertumbuhan ekonomi kita," jelas Bupati.
Pada kesempatan itu, Bupati Gus Irawan menyerahkan berbagai bantuan, di antaranya bantuan dari Baznas kepada 13 mustahik, zakat fitrah yang dihimpun Baznas kepada 35 penerima, dan ambal salat.
Turut hadir Wakil Bupati Jafar Syahbuddin Ritonga, Sekda Sofyan Adil Siregar, Ketua TP PKK Ny. Murni Gus Irawan Pasaribu, Staf Ahli TP PKK Ny. Zakiah Jafar Syahbuddin Ritonga, Ketua Dharma Wanita Persatuan Ny. Ira Sofyan Adil Siregar, Ketua Baznas Tapsel, Jon Sujani Pasaribu dan pimpinan OPD.
Search
Popular Posts
Tapsel - Bupati Tapanuli Selatan (Tapsel), Gus Irawan Pasaribu, memperkenalkan varietas baru padi Gama Gora kepada warga Desa Janji Manaon
Selasa, 10 Maret 2026
Bupati Tapsel Ikuti Launching Nasional 200 Titik Jembatan Garuda oleh Presiden Prabowo, TNI Hadir untuk Rakyat
Selasa, 10 Maret 2026
Sahur dan Subuh Bersama di Huntara Napa, Menteri PU dan Bupati Tapsel Serahkan Bantuan serta Percepat Penyelesaian 254 Hunian Sementara
Senin, 09 Maret 2026
Categories